PEMANDANGAN GUNUNG DAN SAWAH
BASUKI ABDULAH
Deskripsi;
Pemandangan Gunung dan Sawah adalah sebuah mahakarya pelukis Indonesia bernama Basuki Abdulah. Basuki Abdulah menggores kuasnya diatas kanvas berukuran 120 cm x 200 cm. Dalam goresan kuasnya ia menggambarkan pemandangan sebuah gunung berdiri tegak dengan diselimuti putihnya awan dibalik langit yang membiru. Basuki Abdulah melukiskan hamparan kaki gunung yang menghijau dengan pohon dan semak-semak dibawahnya. Ia juga menggoreskan kuasnya membentuk hamparan sawah yang belum ditumbuhi padi. Di ujung hamparan sawah kosong itu ia membentuk 4 rumah sederhana.
Analisis formal:
Basuki Abdulah menciptakan Pemandangan Gunung dan Sawah dengan permainan warna yang beragam untuk membentuk setiap objeknya. Pencampuran warna hijau tua dan hijau muda mampu memberikan kesan gelap terang dan menciptakan kesan 3 Dimensi yang nyata. Basuki Abdulah telah mendominasi lukisannya dengan warna hijau namun, ia juga menggunakan warna lain seperti putih dan biru. Warna putih ia gunakan untuk melukiskan awan dengan tekstur halus dan sedikit transparan di beberapa bagian. Selain itu, warna putih ia gunakan untuk menciptakan kesan tergenang pada sawah yang masih belum tertanami. Basuki Abdulah menciptakan harmonisasi warna yang digunakan mampu memberikan kesan terang gelap. Ia juga memainkan peran garis untuk menambah kesan nyata, garis dibuat lurus dan berkelok sehingga menyerupai objek aslinya. Selain itu, Basuki Abdulah juga menciptakan lukisannya dengan komposisi yang simetris dengan penempatan objek yang seimbang di kanan dan kiri.
Interpretasi:
Pemandangan Gunung dan Sawah, seperti namannya lukisan Basuki Abdulah menggambarkan keadaan alam yang masih asri, bersih tanpa polusi. Warna hijau yang ia gunakan menggambarkan kesejukan, keasrian, kesuburan dan kedamaian yang dimiliki oleh alam yang masih asri. Langit berwarna biru mengekspresikan kehidupan, kebebasan, dan ketenangan, sedangkan warna putih mewakili keadaan yang masih bersih tanpa noda. Pemandangan Gunung dan Sawah Basuki Abdulah peringatan kepada umat manusia bagaimana keadaan alam yang seharusnya. Alam semestinya memberikan kesejukan, kedamaian, dan keasrian lalu menciptakan kehidupan yang bebas, tenang, dan bersih tanpa polusi. Namun, saat ini keadaan alam malah sebaliknya, udara dipenuhi polusi, pohon ditebang sembarang bahkan kesejukan tidak didapat lagi. Pemandangan Gunung dan Sawah menjadi pengingat keindahan alam yang masih belum tercemar seperti saat ini.
Evaluasi:
Basuki Abdulah memang pelukis maestro berbakat Indonesia. Melalui sapuan kuasnya yang halus dapat menciptakan sebuah lukisan penuh makna. Basuki Abdulah telah berhasil menciptakan nuansa baru baru melalui penggunaan warnanya yang sederhana namun tetap terlihat mewah. Dibandingkan dengan lukisannya yang berjudul Pemandangan di KIntamani, Pemandangan Gunung dan Sawah jauh lebih terlihat naturalis dengan penggunaan warna-warna nyata. Walaupun lukisan Pemandangan di Kintamani menggunakan lebih banyak kesan gelap terang yang menimbulkan kesan nyata namun Pemandangan Gunung dan Sawah lebih terlihat nyata dan naturalis dibandingkan lukisan Pemandangan di Kintamani Secara keseluruhan Pemandangan Gunung dan Sawah lebih terlihat nyata dan naturalis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar