THREE MOODS
AFFANDI
Deskripsi:
Affandi, ia adalah seorang pelukis besar Indonesia yang memiliki aliran ekspresionisme. Salah satu lukisannya yang terkenal adalah Three Moods, lukisan yang ia buat di tahun 1966 menggunakan cat minyak. Lukisan Three Moods tergores dalam kanvas berukuran 106 cm x 183 cm. Affandi melukiskan tiga wajah laki-laki yang memiliki warna yang berbeda dengan dominan warna primer. Ketiga laki-laki itu menunjukkan ekspresi wajah yang berbeda, ada yang tersenyum, berekspresi normal, dan sedih. Namun, mereka memiliki penampilan yang sama, rambut terlukis keriting pendek dengan jenggot panjang tak beraturan di wajahnya.
Analisis formal:
Lukisan Three Moods menggunakan garis-garis abstrak yang membentuk objek di dalamnya. Garis-garis itu memiliki warna menghitam dengan tekstur tebal dan tegas. Selain hitam, garis tipis dan tebal juga dibuat dengan warna-warna cerah seperti hijau, kuning, dan merah. Warna dibuat keserasian yang harmoni dengan garis-garis yang ia buat. Melalui penggunaan warna dan garis Affandi mampu menciptakan kesan gelap terang yang nyata pada objeknya seperti, mata, hidung, dan gigi. Keserasian warna dan garis yang ia goreskan menonjolkan objek yang beraturan. Disamping tiga objek dominan itu, Affandi juga memberikan goresan warna tebal yang juga tidak beraturan sebagai latarnya.
Interpretasi:
The Moods, seperti judulnya yang menggambarkan tiga perasaan yang dimiliki manusia. Warna kuning pada wajah pertama mengekspresikan perasaan bahagia, ceria, kedamaian, dan ketenangan. Pada wajah kedua, terlukis warna merah yang menyatakan perasaan marah, semangat, dan kemarahan dan wajah ketiga menonjolkan perasaan kesedihan, kegagalan, dan ketidakpastian. Affandi memberikan gambaran tentang perasaan yang dimiliki oleh manusia. Mereka memiliki perasaan yang cepat berubah, mereka dapat merasakan kebahagiaan, kemarahan, dan kesedihan. Perasaan ini akan terus-menerus menderita kehidupan manusia dan mereka akan selalu merasakannya terkecuali ketika kematian datang menghampiri mereka.
Evaluasi:
Three Moods merupakan lukisan ekspresionisme yang benar-benar menggambarkan ekspresi manusia. Setiap goresan warna dan garis yang diciptakan mampu menciptakan objek yang nyata. Dibandingkan lukisan The Scream, Edward Munch lukisan affandi memberikan padat yang harmoni sedangkan The Scream cenderung lebih kosong dan fokus hanya satu objek saja sehingga menimbulkan kesan monoton. Ekspresi yang dilukiskan Affandi mengekspresikan berbagai macam ekspresi yang beragam dibandingkan The Scream. Secara keseluruhan Three Moods lebih melukiskan kesan ekspresi sesuai dengan aliran ekspresionisme yang dianutnya.



_-_La_Nuit_(1883).jpg)